Catatan Kecil: Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak (Kami Berbakti III)

on .

 
 
Awal Cerita
 
Masa peralihan anak menuju jenjang pra-remaja (usia 10 – 12 tahun) merupakan saat di mana mulai terjadi beberapa perubahan baik di dalam fisik dan di dalam cara berpikir anak. Pertambahan berat dan tinggi badan yang drastis, perubahan bentuk tubuh anak merupakan beberapa perubahan yang dapat terlihat langsung. Mencari tahu dan mencoba hal – hal yang baru, menarik, dan populer pada saat itu, juga sering terjadi di usia ini. Dalam masa perkembangan anak pra-remaja, lingkungan terdekat menjadi salah satu faktor penting. Di lingkungan, anak berinteraksi dengan sekitarnya, melihat perilaku orang lain, menyaksikan berbagai peristiwa. Pengalaman dalam berinteraksi dengan sekitarnya akan memberi kontribusi tersendiri dalam pembentukan perilaku dan pribadi anak.
 
Semakin maraknya bentuk kekerasan, baik fisik maupun seksual, terhadap anak yang terjadi akhir – akhir ini membuat keresahan di dalam masyarakat, khususnya bagi orang tua. Kekerasan ini tidak lagi dilakukan oleh orang yang tidak dikenal, namun saat ini pelakunya cenderung adalah orang terdekat anak. Dari deskripsi di atas, Youth Act’s For Indonesia (YAFI) terdorong untuk membuat program Kami Berbakti III dengan format baru berupa penyuluhan yang interaktif namun mendalam. Salah satu topik penting yang akan di angkat dalam program ini, yaitu Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak. Dalam menjalankan program Kami Berbakti III ini, YAFI bekerja sama dengan pihak terkait yang mempunyai kapasitas dan berpengalaman dalam membahas topik tersebut. Sehingga diharapkan materi yang disampaikan benar, bermanfaat dan tepat di usia anak.
 
 
 
Apa yang YAFI Tawarkan dengan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak?
 
Topik Kesehatan Reproduksi sering dianggap tabu untuk disampaikan kepada anak – anak, tak terkecuali di dalam keluarga. Padahal ketertutupan keluarga dalam membahas hal ini akan membuat anak yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi akan mencari tahu sendiri informasi terkait hal tersebut melalui berbagai media. Ini tentu berbahaya bila anak mengakses informasi yang belum tepat sesuai usianya. Selain itu semakin maraknya tindakan asusila kepada anak membuat kami merasa hal ini penting untuk disosialisasikan untuk melindungi anak.
 
Dalam program Kami Berbakti III ini, kami mencoba memenuhi kebutuhan informasi tentang hal ini bagi anak dengan mengembalikan fungsi komunikasi orang tua dengan anak sebagai aspek penting dalam perlindungan anak. Keterbukaan antara orang tua dengan anak diharapkan dapat membantu anak mendapat informasi yang benar dan tepat sesuai dengan usia mereka. Serta memberikan penekanan agar mereka tidak takut dan berani berbicara kepada keluarga, khususnya orang tua, apabila mereka mengalami tindakan yang tidak menyenangkan dan/atau tindakan asusila.
 
Penyuluhan akan diberikan kepada orang tua dan guru oleh para Psikolog Anak yang telah berpengalaman dalam memberikan edukasi seputar Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak. Dalam memberikan perlindungan bagi anak tidak bisa hanya di satu pihak saja, namun juga dari lingkungan di mana anak berkembang. Sehingga diharapkan program Kami Berbakti III ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan bagi anak serta memberikan dampak lebih besar, mendalam, dan berkelanjutan di masyarakat.
 
 
 
Di Mana YAFI akan Melaksanakan Program Ini?
 
YAFI akan melaksanakan penyuluhan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak ini di dua sekolah asuhan kami, yaitu:
 
 
1. SDI Tambora, Jakarta Barat
 
Hari, Tanggal         :  Sabtu 19 April 2014
 
Waktu                  :  Pk 09.00 – 11.00
 
Lokasi                   :  Masjid Tambora
 
Psikolog Anak         :  1. Firesta Farizal, M.Psi., Psikolog
                                  Psikolog Anak di Klinik Tumbuh Kembang Anak dan Remaja "Pela 9" dan TK Islam Nabila 
                                  Dosen di Fakultas Psikologi, Unika Atma Jaya
 
                               2. Arafani Saezarina, M.Psi., Psikolog
                                   Dosen Fakultas Psikologi, Unika Atma Jaya
                                   Trainer dan Associates di beberapa Biro Psikologi
 
Peserta                  : Orang tua murid dan guru
 
 
 
2. MI I’anatul Falah, Pancoran
 
Hari, Tanggal           :  Sabtu, 26 April 2014
 
Waktu                    :  Pk 09.00 – 11.00
 
Lokasi                     :  MI I'anatul Falah
 
Psikolog Anak           :  1. Siti Muawanah, M.Psi., Psikolog
                                    Psikolog Anak di Sekolah Highscope
 
                                 2. Virna Harianja, M.Psi., Psikolog
                                     Bekerja di Wahana Visi Indonesia - NGO dengan fokus program untuk anak
 
Peserta                    :  Orang tua murid dan guru
 
 
 
Apakah Anda dapat Berkontribusi Bersama Kami?
 
Tentu saja! Kami menyambut dengan tangan terbuka segala jenis kontribusi yang dapat Anda berikan kepada kami untuk kelangsungan program Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak ini.
 
Silakan hubungi kami melalui akun Twitter @YAFIndo atau surel di This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
 
Untuk donasi, dapat disalurkan pada nomor rekening berikut:
 
BCA
5770637611
a.n. Widya Anindyta Manoch
 
dan konfirmasi donasi yang telah disalurkan melalui Divisi Funding kami (Arsa - 087885355999)
 
 
 
"Karena setiap anak berhak untuk merasa nyaman dan terlindungi oleh orang - orang di sekitarnya. Siapa orang - orang itu? Kita :)"