Episode 2 - "Aku Gemar Menabung" SDS Nurani Insani Petamburan

on .

Episode 2 #KamiBerbakti batch 2 di SDS Nurani Insani Petamburan kali ini mencoba mengenalkan budaya menabung pada anak-anak agar menjadi pribadi yang lebih hemat dan bisa mengelola keuangan mereka sendiri. Di awal pertemuan Kakak YAFI menjelaskan fungsi uang dalam kehidupan adik sehari - hari dan mulai menyisipkan mengenai manfaat menabung dengan bahasa yang mudah di mengerti adik. Ternyata hampir semua adik menabung di tabungan sekolah. Namun ada juga yang menabung di rumahnya, baik di celengan maupun di bawah kasur.

Setelah itu kami membuat celengan bersama dengan bahan botol plastik bekas yang akan dihias menurut kreatifitas adik. Ada yang menempelkan potongan - potongan gambar dari majalah anak di botolnya. Ada yang menggambar sendiri dengan spidol warna - warni untuk ditempelkan di botolnya. Semua nampak heboh dan berlomba ingin membuat celengan yang bagus karena celengan ini akan dibawa mereka pulang. 

Oh ya karena permainan ini, Kakak YAFI baru menyadari bahwa ada salah satu adik yang bernama Singgih mempunyai potensi di bidang menggambar dan ia juga sering diikut sertakan oleh pihak sekolah untuk mengikuti perlombaan gambar.

Di pertemuan ini, kegiatan kami tidak berhenti hanya itu. Selanjutnya, kakak YAFI mengadakan permainan 'Belanja'. Apa itu? Jadi adik diberikan senilai uang yang bisa ia gunakan untuk membeli jajanan di kios kecil kakak YAFI. Permainan ini bukan untuk mengajarkan adik menjadi konsumtif, akan tetapi untuk melihat apakah adik sudah dapat mengaplikasikan materi menabung di kehidupannya.

Selama permainan, adik dibebaskan untuk membeli apa yang ia suka, namun sesekali kakak YAFI mengingatkan akan celengan yang baru saja mereka buat. Beberapa anak terlihat menyisipkan beberapa uangnya ke dalam celengan botol milik mereka.

Episode ini dimaksudkan agar adik dapat mengetahui pentingnya fungsi menabung untuk masa depan mereka. Walaupun mereka berkekurangan, tapi tidak ada yang salah bila mereka belajar untuk mengolah keuangan mereka sedini mungkin. Karena itu bekal mereka untuk mewujudkan cita - cita mereka dan bertahan di tengah kondisi ekonomi apapun.