Episode 6 : "We Found Hope"

on .

“We Found Hope”, itu tema yang diangkat di episode 6 Kami Berbakti ini. YAFI ingin menghadirkan semangat untuk adik-adik agar berani bermimpi dan mau menggapai mimpi tersebut. Meski kondisi ekonomi mereka tak begitu beruntung, mereka bisa menjadi apa yang mereka cita-citakan jika mau berusaha dengan sungguh-sunggu. Kakak volunteer yang membimbing adik-adik pun bervariasi latar belakangnya, ada yang mahasiswi ekonomi, pendidikan, tata rias, komunikasi, bahkan filsafat dan kedokteran. Ini membuktikan bahwa masih banyak pemuda Indonesia yang peduli dan mau beraksi untuk membawa perubahan, tidak sekedar berdemonstrasi menuntut kebijakan.

Acara ini bertambah spesial dengan kehadiran Rendy Ahmad, Pemeran Aray dalam Film SANG PEMIMPI, sebuah film yang diangkat dari novel karangan Andrea Hirata. Dengan gitarnya, Rendy menghibur adik-adik. Pagi ini ia menyanyikan 5 lagu anak-anak yang sudah jarang sekali kita dengar, salah satunya lagu Pamanku. Selain itu, ia juga mengajak 2 orang siswa untuk maju ke depan bernyanyi bersamanya. Mereka adalah Sintya, seorang anak yang selain sekolah juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan bercita-cita menjadi artis terkenal dan Putri yang kali ini mendapat kesempatan untuk bernyanyi bersama Rendy.

 

4 unsur yang ingin ditonjolkan hari ini adalah matematika sederhana dalam bahasa inggris, inspirasi, motivasi, dan bermain. Adik-adik diajak untuk belajar menghitung dan melakukan operasi matematika dalam bahasa inggris. Memang, ini tak mudah bagi sebagian mereka yang bahkan belum hafal I, You, She, He, tapi disinilah tugas setiap kakak volunteer untuk membimbing adiknya. Dengan kesabaran, bimbingan itu bisa membuahkan hasil.

Kakak-kakak volunteer YAFI dibagi menjadi empat kelompok yang nantinya akan menjadi kakak pendamping adik-adik SDI Tambora dalam kegiatan fun learning. Sistem bimbingan fun learning yaitu dengan membuat konsep pos-pos yang berisi materi pembelajaran dengan bahasa inggris. Pos dibagi menjadi dua yaitu pos menyusun kalimat dengan bahasa inggris dan berhitung dengan bahasa inggris. Materi yang YAFI berikan termasuk materi yang sangat dasar dan mudah untuk cakupan kelas 3, 4 dan 5 SD. Namun, ternyata memang ada beberapa adik  SD Tambora yang masih kesulitan dalam memahami dan mengerjakan soal-soal dan materi yang diberikan YAFI. Namun, pelan-pelan dengan tetap mengedepankan metode fun learning, YAFI membimbing adik-adik SDI Tambora agar dapat memahami pelajaran bahasa inggris dalam tema materi episode kali ini.

 

Adik-adik SDI Tambora nampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan episode 6 kali ini. Kakak-kakak volunteer pun tidak kalah semangat untuk memberikan bimbingan dan dorongan motivasi saat membimbing adik-adik dalam pelajaran bahasa inggris kali ini.

“Berbagi sesama itu indah, dan adik-adik Tambora udah menjadi bagian dari kisah hidup saya, it’s very impressive when I was being volunteer of YAFI. I felt so grateful to God” ujar Subhan salah seorang kakak volunteer.

Acara selesai pukul 12.30 dan ditutup dengan games untuk adik-adik SDI Tambora serta pembagian doorprize.

“Saya senang dan terharu bisa menghibur adik-adik SDI Tambora dan bernyanyi bersama mereka, bagi saya ini adalah sebuah dedikasi juga untuk memberikan motivasi kepada anak-anak Indonesia. Harus makin banyak orang seperti kalian, jangan patah semangat, jangan menyerah, kita harus berjuang untuk Indonesia” ujar Rendy kepada tim YAFI diakhir rangkaian acara.

Setuju banget sama pendapat Rendy bahwa kita para pemuda harus semangat dan jangan pernah menyerah berjuang untuk Indonesia yang lebih baik dengan aksi sekecil apapun guys, karena aksi kecil akan berdampak besar kalau kita melakukannya secara konsisten dan penuh komitmen, betul gak guys? So, semoga makin banyak kegiatan-kegiatan pemuda lainnya untuk melakukan perubahan di lingkungan mereka masing-masing sekecil apapun.